Pages

Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Tunggu Aku di Surga


Tunggu Aku di Surga
Oleh: Laily Askina R.
Apakah disana dia juga merindukanku? Sama seperti aku yang selalu merindukan kehadirannya disetiap hari-hariku. Setiap detik nafasku bayangnya turut menyertai, menyapaku yang masih sendiri. Aku memang belum bisa melupakannya dan tak akan pernah bisa untuk melupakan kenangan indah kita. Dahulu dia pernah berjanji akan selalu setia menemani dan tak akan pernah pergi meninggalkanku. Tapi janji itu dia langgar sendiri.

Bunda, Aku Baik Di Sini

Bunda, Aku Baik Di Sini
Oleh: Laily Askina Rahmawati 

”Taza! Semangat! Kamu masih punya waktu delapan jam untuk menyelesaikan tugas-tugas ini!” kataku menyemangati. Karena terlalu semangat, suaraku yang cukup keras, mampu memecah suasana hening di malam itu. Bahkan, Gladys, teman satu kamarku, terbangun dari tidurnya.

”Taza, kamu belum tidur to?”

”Eh, Gladys, kok bangun?”

”Bagaimana tidak, kamu bicara terlalu keras. Bisa-bisa Ibu kos juga ikut terbangun gara-gara mendengar suaramu itu!”

”Hehe... maaf! Aku terlalu bersemangat mengerjakan tugas presentasi untuk besok.”

”Hah! Sudah hampir jam 12 malam lho! Nggak tidur?”

”Nanti. Aku masih tertarik dengan tugas-tugasku ini. Mendingan kamu tidur lagi. Sekali lagi maaf sudah mengganggu mimpi indahmu malam ini.”

”Iya, tidak apa-apa. Jangan tidur sampai larut malam ya! Besok kan sekolah masuk pagi.”

”Siap Nyonya!” jawabku sambil bercanda.